“Mimpi, adalah salah satu hal terindah dalam hidup ini. Jagalah, dan teruslah pelihara. Hingga tertemui, bahagia yang sesungguhnya ketika dapat meraihnya

-Surur

Sebelumnya, izinkan aku menghaturkan beberapa permintaan maaf. Karena telah lama jemari-jemari ini melupakan bagaimana aliran tulisan tercipta lewat rajutan-rajutan aksara. Intinya, maaf karena baru kali ini sempat menulis. Maaf karena tidak sempat mengabadikan peritiwa demi peristiwa lewat kata, dan baru kali ini bisa menyempatkan (lagi) berbagi lewat dunia rahasiaku ini. Itupun karena berkat ada yang berbaik hati meminjamkan notebook (Ka Amin) mengingat bahwa laptopku sedang rusak parah. Sebetulnya, sebelum ini aku sempat mengalami berbagai kegiatan-kegiatan yang harusnya layak untuk diterbitkan. Seperti internship/magang di Pertamina selama satu bulan, mengikuti Workcamp Internasional di Mangunan Yogyakarta yang diadakan oleh IIWC Jawa Tengah, serta beberapa hal menarik lainnya yang belum sempat aku tuliskan. Ya, aku berjanji, itu semua akan menyusul.

Baiklah, begini. Sesuai judul tulisan ini diatas. Aku akan menceritakan pengalaman menakjubkan karena dapat mengunjungi Negeri Gajah Putih itu selama sepuluh hari. Negeri yang katanya masih (murni) karena belum sekalipunbahkan satu-satunya di Asia Tenggara yeng belum terjajah.

Semua berasal dari malam itu. Malam ketika kuhabiskan seperampat waktu di balik bilik warnet Rawamangun. Tiada sengaja, sebuah banner pengumuman kegiatan Internasional bertengger di beranda facebook. Oh menakjubkan, pikirku. Sebuah info mengenai “AUSA” atau ASEAN University Student Assembly yang natinya akan diikuti oleh mahasiswa-mahasiswi se-ASEAN. Masing-masing negara akan dipilih sebanyak 10 delegasi dari berbagai kampus yang berbeda. Baiklah. Ini menarik! Akhirnya aku mendaftar dan memastikan dengan seksama apa-apa yang kutulis dalam kolom-kolom google form yang disediakan. Dalam hati aku berdoa, Bismillah. Semoga.

Pada bundelan persayaratan, aku melihat bahwa biaya registrasi apabila diterima cukup mahal, yaitu 100 USD. Akhirnya aku mengirimkan letter of motivation untuk memohon bantuan peringanan dana dengan dibebaskan dari biaya registrasi apabila berhasil lolos tahap seleksi.

Tak ada firasat apapun. Hanya saja, kala itu aku seakan sangat bersemangat. Mengisi dengan hati-hati, dan sangat berharap. Namun tiada sangka, 16 Maret 2015 sepotong e-mail dengan anggun datang dan menginfokan bahwa aku dinyatakan lolos seleksi AUSA dan diharapkan segera konfirmasi kehadiran serta mengirimkan bukti flight penerbangan dari dan ke Bangkok. Oh My God. Seketika perasaan membuncah. Norak sekali memang. Namun demikian kenyatannya. Tuhan begitu baik dengan segala caranya. Alhasil, pikiranku tak pernah lepas dari kegiatan ini sebelum batas pengiriman bukti flight habis. Terlebih, aku mendapatkan bantuan financial dengan tidak perlu membayar registrasi program ini! Its so very great guys! Thank God!

Namun perjuangan belum selesai. Masih ada satu tahap lagi yaitu perburuan dana, atau istilah kerennya fund rising. Sungguh, inilah masa-masa terberat. Sebenarnya tahap ini sudah pernah kulalui ketika akan pergi ke Jogja untuk menghadiri acara Workcamp selama beberapa minggu sebelumnya. Namun kali ini lebih sulit karena pihak petinggi kampus masih meragukan keabsahan dan ke-formalan acara ini. Oh its so suck, Men! Hurt, regret, sad, and so very angry with some people who under estimed about this event. Tapi ini yang menjadi salah satu kekuatan dalam menuju pembuktian bahwa aku bisa. Terlebih banyak pihak yang mendukung seperti beberapa dosen, teman-teman, serta kerabat lainnya yang memang berbaik hati mendoakan bahkan ada yang ingin meminjamkan dana. Oh its so really sweet but I’ll get this support until (if) I cant haha.

Singkat cerita, akhirnya ada sebuah sumber dana. Untuk flight. Bahagia sekali kala itu. Bangkok sudah terbayang-bayang dalam kejapan mata. Cerita-cerita mengenai Bangkok yang kubaca lewat google seakan mewarnai hari-hari menuju waktu keberangkatan.

 

Jumat, 03 April 2015. Aku sempat membuat sebuah tulisan sederhana.

Malam ini, rasanya berbeda.

 Banyak romansa yang tercipta. Jakarta, selamat malam.

Esok aku akan mengunjungi salah satu saudarimu, Bangkok.

Tunggu aku pulang”

 

Sabtu, 04 April 2015.

Pagi-pagi aku sudah heboh. Namun berusaha tenang, mengendap-endap meninggalkan asrama. Tapi, jangan salah sangka. Aku sudah mengantongi izin dari Abi Miftah sang pimpinan asrama. Bahkan beliau juga memberiku alamat asrama serupa yang ada di Bangkok dan aku disarankan untuk mampir. Yuhuu! Menyenangkan sekali bukan. Ransel polo menggembung di punggung, dan tas selempang bekas MTQ santri melilit pundak hingga pinggang. Aku menaiki sebuah bus Damri khusus jurusan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Tak disangka, awalnya sedih karena harus sendirian tiada yang mengantar ke bandara. Namun tak sengaja bertemu dengan Kak Hamdan, salah satu teman dari Fakultas Ilmu Pendidikan yang memang kebetulan berniat menjemput orang tuanya dari Surabaya. Alhasil sepanjang perjalanan dari Terminal Rawamangun menuju CGK kami habiskan dengan bercengkrama dan membagi pengalaman satu dengan yang lain. Yah, cukup takjub juga dengan Kak Hamdan yang mengungkapkan bahwa beliau sudah pernah ke beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, dan Ausie. Sempat merasa minder karena ini pertama kalinya bagiku, tapi just stay confident with your way because everyone have different story in their life!

IMG_20150404_132157

Sampai di teminal tiga. CGK. And this is my adventure has begin! First flight, but first delay L Ya, sempat menunggu beberapa jam di boarding pass ternyata pesawat QZ 252 mengalami keterlambatan selama 1 Jam.

April 04th 2015.

04.15 P.M WIB

Usai shalat Ashar. Masih menunggu kedatangan pesawat. CGK-BKK. Sempat mencicipi segelas milo hangat dari coffee machine di sudut boarding pass. Juga menyempatkan membuat beberapa video pendek dan just say safe flight for me, Bismillah.

IMG_20150404_150753

04.37 P.M

Petugas maskapai penerbangan menginfokan bahwa pesawat QZ 252, delay. 1 Jam. Okay, first flight and first delay. Good. Delay from 16.25 to 17.10.

  1. 05. 40M

Fortunately! We as passenger get the food and drink coz delay. But I’m the one lucky than the other one family beside me that just delay from 06.00 am until 18.00 pm from Semarang to Penang, Malaysia. Oh suck! But enjoy your trip anyway!

06.15 P.M

Good bye Jakarta!

IMG_20150404_185804

Setelah memasukan ransel di atas (seperti kabin) Aku duduk di bangku nomor 23 A. Tepat menghadap jendela. Its so very exited first time! For me, right! Setelah pesawat take off, aku baru menyadari bahwa di sebelahku adalah seorang mahasiswa Indonesia asal Malang yang berniat melakukan internship atau magang di Thailand beberapa bulan. Gading Reno Sasmita namanya atau biasa dipanggil Reno. Kami cukup cepat akrab dan saling share mengenai kampus kami masing-masing. Menyenangkan bisa belajar dari Reno beberapa bahasa Thailand, yeng memang ia sudah pernah kesana sebelumnya. Seperti:

Hong Nam – Toliet               Phom She – Nama Saya….

Sawadee Khap. Khop khun Khap.

Kha, Khap, Ha … Khun – Anda dan lain-lain.

 

07.09 P.M (Pada suatu langit)

Entah ini diatas udara mana..

Yang jelas, aku terbang diatas angin

Menembus awan-awan yang berserakan

Berselimut malam penuh syahdu

Gemuruh mesin pesawat, biarlah gaduh …

Ada sebuah bintang, terus menatap. Tepat kujulurkan leher mendekati kaca jendela.

Oh, betapa kakiku terasa ringan, tanpa tumpuan. Terimakasih Tuhan.

IMG_20150404_182331

 

09.23 P.M (Waktu Bangkok, sama sekali tiada perbedaan dengan Jakarta)

Mendarat dengan indah, di Don Moeang International Airport, Bangkok. Sempat foto bersama dengan teman-teman Reno yang lain beserta satu dosen pembimbingnya.

11130273_1575719232698922_3368207646617655645_n

Jull-Jull dan P.K picking me at Airport. They are very cute, friendly and kind. Jull and P.K also the student of Thammasat University and the crew‘s of AUSA. Agus from UNAIR also with us. In Taxi from Airport until CU-I house I just calm down and confused to say what because my english its not fluently but I should try to confident.

IMG_20150405_092713

Tonight before sleep. I want to introduce my new friend. They are Edd from Malaysia, Ari from Cambodia, and Bas from UGM Indonesia. Our room is 607 just specially for tonight and next day it will be different coz this tonight its just stay before the program its begin. I eat nissin noodle and drink some milk in terrace of CU-Ihouse International, infront of mini market “Seven-Eleven”. I see the sky and greeting to the moon so I just wanna say “Assalamualaikum Bangkok!”

CU-I House terletak di 215 Soi. Chulang Wang Mai, Pathum Wan Bangkok 10330 Thailand. Ini adalah dorm termewah yang pernah kutemukan. Bisa dibilang sekelas hotel. Berbeda sekali dengan dorm kampusku di Jakarta sana yang lebih pantas disebut “rumah susun”. Tapi aku berharap suatu hari kampusku juga bisa memiliki dorm semacam ini. Nah, Chulalongkorn University International House ini dibangun khusus diperuntukan bagi mahasiswa-mahasiswi CU yang berasal dari luar negeri. Ada beberapa pula mahasiswa lokal yang memilih tinggal disini. Kurang lebih tingginya 28 lantai dengan dua tower serta lahan taman indah di lantai 5. Oh iya, CU-I House ini terletak tidak jauh dari Siam Mall, dan st. National Stadium (BTS).

11110381_1575508206053358_8194598247947008079_o

April-05th-2015

07.17 A.M

Its Sunday. Exactly first Sunday in Bangkok. Okay I just wanna tell about our condition in room 607 right now. At 05.37 am i just wake up, alone. Other delegates like Bas, Edd, Ari, and Jay Gabilo still sleep until right now. After pray “subuh” I just spent my time in the balcony and see the morning in Bangkok firstly. Not forget, I also drink my last milk, that i was bought form sevel in the night with Bas. Okay, wish today become an amazing day!

10.02 P.M

My hope its come true. Today its so amazing! Okay, I’ll tell step by ste . Check This out! In the morning, i just join with Cambodian Candidate Group. They are have one guide maybe person who live and as student here. I know some people of them, like Samdy, David, Jan, May, Kid, Maria, Sarah, Donira (My roomate), and many the other. The Indonesian only me, Antra, and Akbar. We goes toChulalongkorn University from CU-I House by walk and get the train to some place like “mall” the name is “The Platinum Fashion Mall”. But before go there I just find Indonesian Embassy that Im very shocked coz Ka Sun said to all delegates from Indonesia like “Indonesia Embassy is not have guest house” but exactly I find the guest house of them here. Confuse. But, I remember UICCI Bangkok that can make me spirit again.

            Okay, in the mall I just buy the provider (data) for 7 days in Bangkok. The price are 127 baht. After that we just goes to The Platinum Fashion Mall and a lunch there. I bought noodle soup with fishball and ice Thai Tea. I laso bought neackless for Nab and Sil, and two T-shirt for me (actually its the ordered by Afif who my bro in the dorm in Jakarta) and for Raif (We promise to change each other between Bangkok and Malaysia T-Shirt).

Bangkok its so hot today. We just go CU-I House by bus. Its only 12 Baht. Very Cheap and arrive in front of CU, then walk until CU-I House. After that I just take a rest for a minute in 0639 with my roomate (Donira a.k.a from Cambodia).

It’s 16.00 PM, we should be in the ground to attend opening Ceremony or Welcome Party in Bangkok Central Hotel. We go there by bus (2 bus from CUI-House). The welcome party its very amazing because that containing about dinner, say hay, Games, some dance, and lough + funny! The crew its so hardwork to prepare this event. I see.

Now, 22.19. I just in my bed alone. In my room 0639 alone because Donira buy something in the sevel. After pray I just write it and prepare to sleep, because tomorrow, we should get up at 06.00 a.m!

Good Night!

Okay. Ini adalah saat paling tepat untuk mengangkat gelas atas nama masa muda dan kebebasan!! (Hipwee-haha!)

Berikut adalah jadwal acara selama AUSA Berlangsung. Aku akan menjabarkannya satu demi satu. Mengingat kenangan demi kenangan yang tercipta. Terutama dengan successfull team, Indonesian delegates, and all of Delegates & Crew AUSA 2015!

Chek This Out! (link: to be continue: 10 Days in Bangkok Part 2)

Advertisements